Kamis, 13 September 2012

[Multiply #2] Kudapan di Kala SD Bangkit Kembali

Lidi dengan mecin mecin yg bikin nagih :p

Jarum jam menunjuk ke angka 8 di Kamis malam seperti biasa, saya dan teman saya makan malam di kantek (Kantin Teknik). Saya bukan anak Fakultas Teknik, tapi tiap kamis malam dari jam 6-9 malam saya harus sudah nangkring di Pusgiwa Teknik karena lokasi radio kampus disitu. Maklum, acara yang saya produseri mengudara dari jam 7-9 (kalau kamu lagi jalan ke daerah Depok, dengerin ya 107.9 RTC UI FM :D). Nah, biasanya saya dan teman saya Mimi sebelum makan pasti ada rutinitas mengelilingi kantin hahahah biasanya sih 2-3 putaran. Soalnya selalu bingung sih mau makan apa hehehe. Pas putaran kedua, saya dan Mimi kaget ketika melewati sudut kantin. AAAAAH ADA LIDI! Gila, saya dan Mimi langsung berhenti dan beli lidi hahahah kudapan paling oke dari jaman saya bocah. Saya dan Mimi langsung heboh gimana gitu hahah kayak nemu harta karun. Akhirnya tiap kamis sebelum berputar mengelilingi kantin saya dan Mimi rutin beli lidi. Padahal sih, menurut saya isi lidinya juga cuma saeutik, tapi cabenya, banyak dan GALAK! Saya yang ga terlalu suka dengan rasa pedas yang meledak-ledak kayak gitu, pelan-pelan mengurangi konsumsi lidi. Pas beli yang asin, garamnya gila-gilaan juga. Haduh sieun ah. Rasa asin berlebih membuat pening, rasa pedas berlebih membuat perut saya ngagorogok.

Beruntung, ternyata di fakultas sendiri baru di jual lidi! Yeah! Jadi kalau mau beli lidi nggak usah jauh-jauh. Lagipula lidi di FISIP lebih banyak dan juga tidak terlalu asin dan tidak terlalu pedas heheheh. Langsung si lidi ini membuat geger semua penghuni FISIP *lebay dikit*. Banyak yang membabi buta beli lidi, rata-rata sih kangen katanya ini makanan mereka di SD. Dulu sih di SMA saya di kantin jual ginian pas akhir-akhir saya kelas XII, jadi nggak terlalu old-school banget buat saya hehe. Sampai sekarang, di Kopma tetap berjualan lidi walau nggak setiap hari. Hahah jadi ingat, teman saya bilang kalau temannya beli lidi sampai 10! Mungkin itu buat kudapan seminggu kedepan hehe.


Originally post May 5 '09 

[Multiply #1] Suatu Pagi di Hari Minggu

Jam 10 pagi, saya sudah anteng di depan komputer sambil makan lasagna *dengan yummy melted cheese yang juara :p* dari RumBung. Masih anteng membaca-baca blog orang, tapi ternyata saya dipanggil Ibu saya, ingin mengobrol-ngobrol katanya. Maklum, saya ngekos di depok dari Senin-Sabtu. Sabtu sore pulang, Senin pagi balik lagi ke kosan. Kayaknya saya di rumah seperti numpang bersin doang, sebentar banget. Ketika mengobrol, Ibu saya sedang membuka satu undangan yang berbentuk wayang, dan mengucapkan kata-kata yang membuat saya seperti pernah mendengarkan,

"Wayang itu seperti orang. Orang itu sudah di gerakan oleh Tuhan. Manusia harus mengikuti gerakan dari Tuhan."

Saya hanya bisa diam dengan muka pongo saya, tanpa bermaksud mau tau lebih jauh.


Originally post April 26 '09.

Menyelamatkan Tulisan.

Berhubung ada pemberitahuan mengejutkan di Multiply,


Kemudian di timeline Twitter mendadak pada galau dan nostalgia Multiply. Di timeline saya dulu banyak sekali penghuni Multiply yang sudah hijrah ke misalnya, Tumblr.

Lalu saya membuka akun Multiply lagi...........waktu bikin akun itu lagi (yang pertama bikin karena tuntutan nilai di sekolah dan sepertinya buat menambah daftar teman guru TIK saya) disitu motivasi menulis cukup besar, karena ada dorongan dari seorang jurnalis musik yang memberi saran, hehe. Di liat-liat lagi sih, agak malu dan random juga nulisnya hahahah :D. Saya menulis apa saja yang saya mau tulis. Hmmm jadi dalam rangka menyelematkan tulisan-tulisan aneh saya, maka di beberapa post ke depan saya akan copy-paste postingan Multiply saya ke Blogspot ini. :)


Jumat, 16 Maret 2012

Yesterday, I watched my favorite American TV Series, How I Met Your Mother. The episode told that Ted Mosby, as known as architecture, failed to take his project. And then his closest friend Lily Aldrin said something that slapped me much.


"You can't design your life like a building. It doesn't work that way. You just have to live it, and it will design itself."


I repeated that scene over and over again. Like I said before, it slapped me. Am I too obsessed with something that I want the most, without knowing it is unreachable/not the right time? I mean, you want something but universe, even God, not allowing you to get that. Just let yourself living your life. Maybe this is not the right time to reach that, maybe (actually) you deserve more better than you want, maybe (actually) that thing is bad for you, maybe you should wait 2 or 3 years again, or even.....tomorrow? 


Patience. And still struggling. Enjoying every second in your life. Reality is cruel indeed, but let it be.